Bantargadung – JAGAT BATARA. Senin, 31 Mei 2026. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh SPPG Bantargadung 2 Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, bersama Yayasan Alam Hayati Jumantara dan sejumlah sekolah dasar negeri maupun sekolah yayasan, telah berlangsung selama hampir lima bulan.
Selama pelaksanaannya, program tersebut disebut berjalan dengan baik dan belum menerima keluhan terkait kualitas makanan yang disalurkan kepada para siswa. Apabila terdapat masukan atau keluhan dari pihak sekolah, komunikasi dan koordinasi dilakukan melalui grup WhatsApp SPPG yang telah dibagikan kepada seluruh sekolah penerima manfaat.
Tim media Seputar Jagat News melakukan konfirmasi kepada sejumlah pihak sekolah terkait adanya pengaduan yang mengatasnamakan orang tua murid mengenai program makan bergizi gratis tersebut. Dalam mekanisme penyalurannya, makanan yang disiapkan oleh SPPG terlebih dahulu diserahterimakan kepada pihak sekolah sebelum kemudian dibagikan kepada siswa dan siswi.
Salah seorang guru di SDN Bayu Murni menyampaikan bahwa makanan yang didistribusikan selama ini tidak mengalami kendala. Menurutnya, seluruh makanan yang diterima dalam kondisi aman dan tidak terdapat masalah dalam proses penyalurannya.
Sementara itu, Kepala SDN Bantargebang menjelaskan bahwa selama program berlangsung, pihak sekolah tidak pernah menyampaikan keluhan maupun laporan kepada media online terkait makanan yang disalurkan oleh SPPG Bantargadung 2. Namun demikian, apabila terdapat keluhan atau masukan, pihak sekolah selalu berkoordinasi langsung dengan SPPG Bantargadung 2 agar dapat segera dilakukan perbaikan.
“Semua makanan yang disalurkan dari SPPG Bantargadung 2, dari pihak sekolah kami tidak pernah komplain atau pernah melapor ke media online. Namun ketika ada komplain, kami selalu berkoordinasi dengan SPPG Bantargadung 2 supaya bisa diperbaiki,” ujar Kepala SDN Bantargebang.
Di sisi lain, Kepala SPPG Bantargadung 2, Ali, menjelaskan bahwa seluruh makanan bergizi gratis yang didistribusikan, baik berupa makanan basah maupun makanan kering, telah disiapkan sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Menurutnya, pihak SPPG selalu terbuka terhadap masukan dari sekolah-sekolah penerima manfaat. Karena itu, apabila ditemukan kesalahan atau kekurangan dalam pelayanan maupun menu yang disalurkan, pihak sekolah diharapkan segera menyampaikan laporan melalui telepon atau grup WhatsApp SPPG Bantargadung 2 yang telah tersedia.
“Kami meminta kepada semua pihak sekolah, bila ada kesalahan atau kekurangan dari pihak kami, dapat menghubungi melalui telepon maupun WhatsApp di grup SPPG Bantargadung 2,” ujar Ali.
Selain itu, pihak SPPG juga mengimbau para orang tua murid agar menyampaikan terlebih dahulu setiap keluhan atau masukan terkait menu MBG kepada pihak sekolah. Selanjutnya, sekolah dapat melakukan konfirmasi langsung kepada pihak MBG atau SPPG melalui jalur komunikasi yang telah disediakan.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara orang tua, sekolah, dan SPPG, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Bantargadung dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para siswa. Pihak SPPG pun berharap seluruh pihak dapat terus bekerja sama sehingga pelayanan yang diberikan ke depan menjadi lebih baik.
