Headlines

Data Ganda Capai 6 Juta, BGN Benahi Basis Penerima Program Makan Bergizi Gratis

WhatsApp Image 2026 08 06 at 4.54.10 PM

JAKARTA – JAGAT BATARA. Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan adanya potensi penurunan jumlah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah dilakukan proses validasi data lintas kementerian dan lembaga. Hasil pencocokan menunjukkan terdapat sekitar 6 juta data ganda yang selama ini berpotensi tercatat lebih dari satu kali dalam sistem penerima manfaat.

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa temuan tersebut bukan disebabkan adanya penambahan penerima fiktif, melainkan karena satu individu tercatat pada lebih dari satu basis data pemerintah. Kondisi ini banyak ditemukan pada peserta didik yang memiliki status ganda, seperti siswa sekolah sekaligus santri di pondok pesantren.

“Misalnya seorang anak bersekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berada di bawah Kementerian Agama, tetapi pada saat yang sama juga tercatat sebagai santri di pondok pesantren. Data seperti ini menyebabkan satu orang terhitung dua kali,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, proses sinkronisasi data menjadi langkah penting agar penyaluran Program MBG benar-benar tepat sasaran. Pemerintah tidak ingin terjadi pemborosan anggaran akibat adanya penerima yang tercatat lebih dari sekali dalam sistem administrasi.

Sinkronisasi Data Lintas Kementerian

BGN saat ini terus melakukan integrasi dan pemadanan data bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Di antaranya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, serta Kementerian Kesehatan.

Melalui proses tersebut, pemerintah berupaya memastikan seluruh basis data dapat saling terhubung sehingga setiap penerima hanya memiliki satu identitas yang tervalidasi.

“Datanya harus saling terhubung sehingga kita benar-benar mengetahui identitas penerima secara akurat. Dengan begitu tidak ada lagi identitas ganda,” kata Sudaryono.

Potensi Pengurangan Sekitar 6 Juta Penerima

Saat ditanya mengenai besaran data yang terdampak proses validasi, Sudaryono menyebut jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 6 juta data penerima.

“Kalau tidak salah ada pengurangannya sekitar 6 juta,” ungkapnya.

Meski demikian, pengurangan tersebut tidak serta-merta berarti jutaan warga kehilangan hak memperoleh manfaat Program MBG. Penyesuaian dilakukan sebagai bagian dari pembenahan administrasi agar satu orang hanya dihitung satu kali dalam daftar penerima.

Transparansi Data Jadi Kunci Efektivitas Program

Langkah pembersihan data dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis pemerintah. Dengan basis data yang lebih akurat, distribusi anggaran diharapkan menjadi lebih efisien, tepat sasaran, dan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar berhak menerima manfaat.

Validasi lintas kementerian juga menjadi fondasi penting untuk meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan program nasional tersebut, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi maupun tumpang tindih data penerima di masa mendatang.

SP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *