Sumenep – JAGTA BATARA. pindahnya Camat Raas,Subiyakto ke Kecamatan Arjasa Kangean meninggalkan kesan yang mendalam bagi banyak masyarakat Raas,Subiyakto mulai menjabat sebagai Camat Raas sejak 21 Maret 2024 dinilai bukan sekedar pejabat Pemerintahan,melainkan pemimpin yang hadir dan dekat dengan masyarakat.
Selama mengemban tugas menjadi Camat di Pulau Raas, Subiyakto dikenal aktif turun kelapangan setiap mendengar keluhan warga dan berupaya dirinya memberikan pelayanan pada masyarakat tak heran ketika kabar mutasinya di didengar berbagai ungkapan kehilangan dan doa mengalir dari masyarakat melalui media sosial.
Salah satunya yang disampaikan oleh Masidatul Qudsa melalui akun Facebook pribadinya. Dalam unggahannya, ia menuliskan ungkapan yang menyentuh hati dan mewakili perasaan warga Raas.

“Bagi sebagian warga Raas beliau dinilai dan dianggap pencitraan, namun realitanya masyarakat merasa kehadirannya beliau menjadi sosok atau panutan karena selama ia memimpin kecamatan Raas telah memberikan pelayanan yang baik dan atas kepemimpinannya. Terima kasih atas dedikasinya, pak semoga kebaikan dan pengabdian Bapak di pulau Raas dinilai sebagai ibadah,”tulisnya.
Kalimat sederhana itu seolah menggambarkan hubungan emosional yang terbangun antara masyarakat dengan pemimpinnya. Ditengah berbagai dinamika pemerintahan yang paling dirasakan masyarakat bukanlah seberapa sering seorang pemimpin tampil, melainkan seberapa besar kehadirannya mampu membuat rakyat merasa diperhatikan dan dilindungi.

Bagi warga Raas Subiyakto adalah sosok yang meninggalkan jejak pengabdian.Kehadirannya selama lebih dari dua tahun dinilai telah membawa semangat baru dalam pelayanan dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.
Tidak sedikit warga yang mengaku kehilangan figur pemimpin yang mudah ditemui dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kepulauan.karena itu kabar kepindahannya ke kecamatan Arjasa disambut dengan perasaan haru sekaligus doa terbaik untuk perjalanan tugas berikutnya.

Mutasi jabatan memang merupakan bagian dari dunamika biokrasi. Namun bagi masyarakat Raas, ada hal yang tidak mudah dipindahkan begitu saja, yaitu kenangan,dedikasi, dan hubungan kemanusiaan yang telah terbangun selama masa pengabdiannya.
Kini Subiyakto akan melanjutkan tugasnya dipulau Kangean,sementara di Raas,namanya akan tetap dikenang sebagai salah satu Camat yang berhasil menghadirkan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya, Pak Camat,semoga setiap langkah pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Raas menjadi amal kebaikan dan bernilai ibadah disisi Allah SWT.”
(**)
