Headlines

Kejari Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Organisasi Pers Kawal Pemberitaan Media Siber

IMG 20260305 140851

SUKABUMI – JAGAT BATARA. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi menggelar agenda penguatan sinergitas bersama organisasi profesi jurnalis dengan tema “Sinergitas Kejaksaan dengan Media Pers dalam Pemberitaan Media Siber”. Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadan tersebut dihadiri pimpinan dan perwakilan organisasi pers lintas platform, Kamis (05/03/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi, Hanung Widyatmaka, S.H., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi antara Kejaksaan dengan organisasi profesi jurnalis merupakan langkah strategis dalam menjaga marwah penegakan hukum melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergitas dengan organisasi profesi seperti PWI Kabupaten Sukabumi, IJTI Sukabumi Raya, AJI Sukabumi, dan SMSI Sukabumi Raya menjadi bagian penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang sehat di daerah.

“Kejaksaan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan rekan-rekan pers. Kehadiran organisasi profesi jurnalis hari ini adalah bukti bahwa kita memiliki visi yang sama untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik yang sehat di Kabupaten Sukabumi,” ujar Hanung Widyatmaka yang juga menjabat sebagai Penasihat SMSI Sukabumi Raya.

Dalam agenda tersebut juga disampaikan sejumlah pemaparan materi dari para narasumber. Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulifri, didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kiki Avillian, memaparkan mengenai peran teknologi informasi dalam mendukung penyebaran kebijakan pemerintah daerah kepada masyarakat secara lebih efektif.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Sukabumi, Fahmi Rachman, S.H., M.H., yang juga bertindak sebagai pemateri, menyampaikan pentingnya koordinasi antara intelijen kejaksaan dan insan pers dalam menangkal penyebaran informasi hoaks, khususnya yang berkaitan dengan isu-isu hukum.

“Peran organisasi profesi sangat penting dalam membina jurnalis agar tetap berada pada koridor fakta. Bersama PWI, IJTI, AJI, dan SMSI, kami ingin memastikan informasi mengenai penegakan hukum tersampaikan secara jernih guna menjaga kondusivitas wilayah,” jelas Fahmi Rachman.

Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman, mewakili aspirasi media siber, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kejari Kabupaten Sukabumi dalam membangun komunikasi dengan insan pers. Ia menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat profesionalisme kerja jurnalistik.

“Kami di SMSI, bersama rekan-rekan dari PWI, IJTI, dan AJI, berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu hukum secara profesional. Sinergi ini memastikan bahwa pemberitaan siber bukan hanya cepat, tetapi juga edukatif dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik,” ungkap Eman Sulaeman yang akrab disapa Kang Sule.

Kehadiran perwakilan dari PWI Kabupaten Sukabumi, IJTI Sukabumi Raya, serta AJI Sukabumi dalam forum tersebut semakin mempertegas soliditas insan pers di Sukabumi dalam membangun komunikasi dua arah yang konstruktif dengan institusi Adhyaksa.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan jurnalisme siber di daerah, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Melalui sinergitas tersebut, diharapkan literasi hukum masyarakat dapat terus meningkat melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

MP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *